Brebes (dmikabbrebes.or.id) – Kehidupan remaja dengan status pelajar dibutuhkan arahan dan pencerahan keagamaan yang matang. Ditengah perkembangan informasi dan teknologi kehidupan remaja dihadapkan dengan tantangan yang membutuhkan langkah antisipatif. Merupakan langkah antisipatif termasuk peningkatan pemahaman keagamaan melalui mimbar khutbah Jum’at. Hal tersebut karena mimba khutbah Jum’at bukan hanya remaja yang mendengarkan, tapi juga jama’ah orang tua yang memiliki anak remaja juga ikut menyimak khutbah Jum’at.
Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua I PD DMI Kabupaten Brebes Bahrul Ulum saat audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga di ruang dinasnya. Kemarin (24/07/2024).
Betapa pentingnya sebuah produk buku khutbah yang nantinya bisa didistribusikan sebagai buku pegangan bagi pada ustad atau kyai dikampung yang melakukan khutbah jumat. ” Buku Khutbah ini perlu disusun bersama dengan melibatkan organisasi keagamaan, tentunya dengan memberikan penekanan pada persoalan problematikan remaja sekarang ini,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Dindikpora Caridah,M.Pd sangat merespons program penyusunan buku khutbah dengan tema Remaja. Ini menjadi salah keprihatinan beliau dalam beberapa waktu yang lalu munculnya tawuran pelajar. Tentu hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama agar Brebes terutama komunitas remajanya memiliki karakter yang kuat dalam berpegang teguh dengan nilai nilai religius.
Secara teknis untuk penyusunan buku khotbah akan melibatkan Kyai Sepuh dan Kyai Muda serta perwakilan Ormas Keagamaan di Kabupaten Brebes sebagai kontributor. Mereka sebelumnya akan diberikan pembekalan oleh beberapa tim dari mulai Dinas Pendidikan, dan dari PD DMI Kab Brebes. Dengan buku khotbah tersebut maka Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kab Brebes ikut berperan dalam mengatasi problematika remaja melalui masjid.
Di tempat terpisah Akhmad Sururi selaku Sekretaris PD DMI mengatakan bahwa saat sekarang perlu mewujudkan kecintaan remaja dengan masjid. Oleh karena itu melalui mimbar khutbah diharapkan para jamaah masjid akan menemukan kesadaran kembali betapa pentingnya remaja untuk meramaikan kegiatan masjid. (sururi).